PANDUAN LKTI TINGKAT NASIONAL

PENJELASAN UMUM 
     Di penghujung abad lalu, Indonesia mengalami perubahan besar yaitu, proses reformasi ekonomi dan demokrasi dalam bidang politik serta tata laksana pemerintahan. Dengan hal ini menjadi landasan untuk Indonesia dalam upaya peningkatan pembangunan dalan Negara, yang tidak hanya fokus pada struktur fisik negaranya namun juga sumber daya manusia yang ada dalam Indonesia sendiri. Sehingga tepatnya pada tahun 2000 Indonesia dalam mengupayakan perpecapatan pembangunan dalam negaranya dan jugapara pemimpin dunia bertemu di New York dan menandatangani “ Deklarasi Millennium” yang berisi komitmen untuk mempercepat pembangunan manusia dan pemberantasan kemiskinan. Komitmen tersebut diterjemahan menjadi beberapa tujuan dan target yang dikenal sebagai Millennium Development Goals (MDGs) 2015. 

Pencapai sasaran MDGs menjadi salah satu prioritas utama bangsa Indonesia yang telah dilimit dalam pencapaian setiap muatan-muatan dalam MDG’s tersebut sampai tahun 2015. Pencapaian tujuan dan target yang terangkum dalam MDG’s 2015, pada dasarnya bukanlah semata-mata tugas pemerintah. Dilihat dari proses pencapaian demokrasi sendiri konsep ini layak serta patut menjadi tanggung jawab seluruh komponen bangsa, agar dalam tata laksananya tidak terjadi tumpang-tidih. Kerena tujuan yang baik dari konsep yang bagus harus adanya harmonisasi proses yang seimbang sehingga pencapaian tujuan dan target MDGs menjadi suatu konsep yang akan memberikan dampak besar bagi seluruh masyarakat. Spesifiknya Millenium Developmentns Goals (MDGs) 2015 merupakan program jangka panjang pemerintah Indonesia yang juga merupakan program PBB dibawah naungan UNESCO.Banyak Negara-negara yang terlibat dalam MDG’s ini yang menjadikan MDG’s sebagai konsep konkrit untuk mempercepat pembangunan kualitas SDM di negar masing-masing. Di indosia sendiri tiap-tiap daerah mengambil peran masing-masing untuk mempercepat terlaksananya MDG’s di daerahnya. Hal ini tidak terlepas dari penerapan otoda di Indonesia, pemerintah dituntuk sebagai pengawas dan pengelola tata laksana MDG’s ini agar berjalan sesuai dengan aapa yang diharapkan dengan harapan Indonesia “BISA”menuju MDG’s 2015. Untuk membantu terlaksananya proses ini dengan baik, pemerintah telah membuat tata kelola program yang diberikan wewenang kepada tiap-tiap intansi terkait sesuai dengan bidang-bidang yang ada dalam program MDG’s itu sendiri. Terlebih lagi dalam pelaksanaan MDG’s di Indonesia masing-masing daerah provinsi, kota madya, serta kabupaten , telah mengambil peran masing-masing untuk merealisasikan MDG’s di daerahnya. Sehingga pelaksanaan MDG’s 2015 menjadi landasan pacu bagi tiap-tiap daerah untuk berbenah dalam upaya menyiapkan SDM yang lebih berkualitas kedepannya. MDGs 2015 memiliki delapan sub-bidang diantaranya kemiskinan, pendidikan, kesehatan, dan perlindungan terhadap lingkungan. Indonesia bersama negara-negara lainnya menetapkan target-target yang ambisius, yang menjadi acuan dalam peningkatan SDM di Negara mereka masing-masing. Target ini terkesan ambisius dengan limit waktu 2015 namun bukan tidak untuk dicapai. 

Untuk mencapai target MDGs pada tahun 2015 tersebut, dibutuhkan konsep yang matang dari pemerintah sendiri tentang bagaimana hal ini dapat berjalan dengan baik yang nantinya berimplikasi pada manfaat positif bagi indoneisia dan masyarakatnya. Dalam pelaksanaannya diperlukan dukungan dari banyak pihak dan tidak hanya peran dari pemerintah saja. Kenyataan dilapangan pencapaian sampai saat ini, Indonesia sepatutnya berbangga hati.Kita telah secara nyata mengurangi kemiskinan, dan hampir semua anak laki-laki dan perempuan dapat masuk ke sekolah dasar, tetapi masih menuntut kerja keras dalam bidang yang lain. Tingginya angka kematian ibu melahirkan dan belum cukup usahakita untuk melindungi lingkungan merupakan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan secara sungguh-sungguh. Walaupun kitasudah mencapai banyak kemajuan, tetapi masih diperlukan kerja keras untuk mencapai semua sasaran MDGs. Berdasarkan penjelasan diataslah, maka PPIPM Universitas Negeri Padang yang merupakan wadah mahasiswayang berperan sebgai agent of change yang pada dasarnya juga memiliki peran sebagai upaya membantu usaha-usaha pemerintah dalam melakukan percepatan pelaksanaan MDG’s 2015 di Indonesia merasa perlu untuk mengadakan kegiatan yang dapat menarik perhatian mahasiswa untuk dapat memberikan gagasan atau hasil penelitian yang bermanfaat dalam program pemerintah Millenium Developmentns Goals (MDGs) 2015, yaitu dengan mengadakan kompetisi yang diberi nama " Lomba Karya Tulis Tingkat Nasional dengan Tema kegiatan “ Indonesia Bisa Menuju MDGs 2015. Diharapkan dengan diadakannya kegiatan yang diberi nama " Pusat Pengembangan Ilmiah dan Penelitian Mahasiswa (PPIPM) FAIR 2012” semangat pelajar dan mahasiswa untuk melakukan penelitian dan memberikan sumbangsih pemikiran kreatif dan inovatif dalam menyelesaikan permasalahan bangsa dan dunia melalui hasil karya tulis dan penelitian.

PERSYARATAN 
A. Persyaratan Administratif 
1.Peserta Lomba Karya Tulis Ilmiah adalah kelompok pelajar SMA/ Sederajat dan mahasiswa yang aktif dan terdaftar mengikuti program pendidikan S1 atau Diploma. Mahasiswa dapat berasal dari berbagai program studi yang berbeda atau dari satu program studi yang sama, tergantung pada bidang kegiatan yang telah selesai dilaksanakan, namun masih dalam satu perguruan tinggi yang sama. Keanggotaan mahasiswa disarankan berasal dari minimal 2 (dua) angkatan yang berbeda. 
2.Peserta membayar insert Lomba Karya Tulis Ilmiah, yaitu untuk Pelajar SMA/ Sederajat dan Mahasiswa Rp.50.000, dan ditransfer melalui Nomor rekening : 1269-01-001226-53-9 Bank : BRI Cabang/Unit : 1269 KK Universitas Negeri Padang Atas nama : ARDILES (bukti pembayaran di scanning dan dikirim via email bersama artikel ilmiah). 
3.Seorang mahasiswa diperkenankan masuk ke dalam kelompok LKTI yang berbeda (lebih dari satu kelompok). Seorang mahasiswa hanya dibenarkan mengirimkan sebanyak- banyaknya 2 (dua) artikel LKTI, satu sebagai ketua, satu sebagai anggota kelompok, atau kedua-duanya sebagai anggota kelompok. 
4. Seorang dosen pembimbing diperkenankan membimbing lebih dari satu kelompok pengusul LKTI, sesuai dengan statusnya saat pembimbingan kegiatan yang telah selesai dilakukan, maksimum 5 (lima) kelompok. 
5. Naskah dikirim melalui email (ppipmfair2012@rocketmail.com) format nama file sebagai berikut Nama ketua tim _ asal universitas_ judul karya tulis untuk Softcopy dengan format Microsoft Word (doc) dan Adobe Acrobat Reader (pdf).
Sedangkan untuk Hardcopy Hardcopy dikirim rangkap tiga (1 asli, 2 fotokopi) dengan tulisan LKTI PPIPM FAIR 2012-Nama PT/SMA-Nama Ketua-Judul karya tulis.dikirim ke : Panitia Pelaksan PPIPM FAIR 2012 Pusat Pengembangan Ilmiah dan penelitian Mahasiswa (PPIPM) (The Center Of Research and Scientific Development For Student Fair 2012) Universitas Negeri Padang Gedung PKM Universitas Negeri Padang (UNP) G.49 25131 (Penyerahan/pengiriman hardcopy Karya Tulis peserta paling lambat diterima pada tanggal 25 Oktober 2012 menyertakan dokumen lainnya dan bukti pembayaran, dikirimkan ke alamat panitia) Foto dan gambar kalau perlu disimpan dalam direktori terpisah (sebagai cadangan) dalam CD. 
Format gambar yang disarankan adalah JPG, untuk foto bisa berasal dari kamera digital atau hasil digitasi menggunakan scanner. Semua file disimpan dalam sebuah folder/ direktori dengan nama folder/direktori mengikuti aturan penamaan sebagai berikut : LKTI-nn-NamaPT-Nama Depan Ketua-Judul_3_Kata_Pertama dengan nn : tahun kegiatan, NamaPT : Nama singkatan perguruan tinggi yang biasa digunakan Contoh: LKTI-11-UNP-Mabrur-Pengaruh Media Komunikasi----- LKTI-11-UNIMED-Ika-Kombinasi Silang Tanaman---- Untuk setiap file yang disertakan, usahakan untuk memberi nama yang menggambarkan isi dari file tersebut. 

B. Persyaratan Penulisan 
1.Karya tulis dan karya cipta harus dari hasil penelitian peserta dan belum pernah juara lomba ilmiah tingkat nasional lainnya. 
2.Setiap artikel ilmiah wajib menyertakan Surat Pernyataan Orisinalitas yang ditandatangani oleh Ketua Kelompok ( bermaterai) dan pembimbing. 
3.Naskah belum pernah diterbitkan/dipublikasikan sebelumnya (naskah yang pernah diterbitkan di suatu jurnal dan naskah yang pernah memenangkan suatu lomba penulisan ilmiah tidak berhak lagi diajukan sebagai artikel LKTI). 
4.Naskah ditulis menggunakan aplikasi pengolah kata Microsoft Word. Untuk penyerahan akhir disertai juga dengan format Adobe Acrobat.
5.Naskah ditulis minimal 15 (limabelas) dan maksimal 20 (duapuluh) halaman termasuk abstrak, daftar pustaka, dan lampiran. Usulan LKTI dengan jumlah halaman yang tidak sesuai dengan ketentuan tersebut dinyatakan gugur. 
6.Bahasa Indonesia yang digunakan hendaknya baku dengan tata bahasa dan ejaan yang disempurnakan, sederhana, jelas, satu kesatuan, mengutamakan istilah yang mudah dimengerti, tidak menggunakan singkatan seperti “tdk”, “tsb”, “yg”, “dgn”, “sbb”, “dll”. 

PETUNJUK PENULISAN / PENGETIKAN 
1.Naskah diketik 1,5 (satu koma lima) spasi pada kertas berukuran A4 dengan font 12, roman time style, jarak pengetikan 4 cm dari samping kiri, 3cm dari samping kanan, 3 cm dari batas atas dan 3 cm dari batas bawah. 
2.Cara penulisan Bab dan Sub-bab tidak menggunakan sistem numeral, artinya tidak ada sistem penomoran Bab dan Sub-bab. Penulisan Bab baru mengikuti penulisan bab sebelumnya dengan jarak 3 spasi antara judul bab dengan baris terakhir bab sebelumnya (tidak berganti halaman baru) 
3.Judul artikel diketik menggunakan huruf besar (kapital) dengan font style bold (cetak tebal) dengan posisi di tengah tanpa digaris-bawahi. 
4.Judul Bab diketik menggunakan huruf besar (kapital) dengan font style bold (cetak tebal) dimulai dari sebelah kiri tanpa digaris-bawahi. 
5.Judul Sub-bab ditulis dengan font style bold (cetak tebal), dimulai dari sebelah kiri, huruf pertama setiap kata ditulis dengan huruf besar (kapital), kecuali kata – kata tugas, seperti preposisi (“di”, “ke”, “dari”, “yang”, “antara”, “pada”, “untuk”, “tentang”, “dengan”); kata sambung (“dan”, “atau”, “sejak”, “setelah”, “karena”). 
6.Judul anak Sub-bab ditulis dengan font style italic (cetak miring) dimulai dari sebelah kiri, huruf pertama setiap kata ditulis dengan huruf besar (kapital), kecuali kata – kata tugas, seperti preposisi (“di”, “ke”, “dari”, “yang”, “antara”, “pada”, “untuk”, “tentang”, “dengan”); kata sambung (“dan”, “atau”, “sejak”, “setelah”, “karena”). 
7.Jarak pengetikan antara Bab dan Sub-bab 2,5 spasi, antara Sub-bab dan kalimat dibawahnya 2 spasi. 
8.Alinea baru diketik menjorok ke dalam (diberi identation) sebanyak 7-8 karakter (sekitar 1,25 cm). 
9.Abstrak dan Daftar Pustaka diketik 1 spasi. Khusus abstrak ditulis menggunakan font style italic (cetak miring). Abstrak ditulis dalam Bahasa Indonesia dan Inggeris. 
10.Nama – nama penulis beserta alamat institusinya diketik tepat di bawah judul artikel dengan jarak 1,5 spasi. 
11.Bagian kelengkapan halaman administratif yang meliputi halaman judul, nama/daftar anggota kelompok, halaman pengesahan serta kata pengantar apabila ada, diberi nomor halaman menggunakan angka romawi kecil dan di ketik sebelah kanan bawah (i,ii, dan seterusnya). 
12.Bagian utama (naskah artikel) diberi nomor halaman menggunakan angka arab yang dimulai dengan nomor halaman 1 (satu) dan diketik di sebelah kanan atas dengan jarak 3 cm dari samping kanan dan 1,5 cm dari tepi atas. 
13.Tabel diberi judul dengan penomoran tabel sesuai dengan urutan kemunculannya dalam naskah. Judul tabel ditulis di atas tabel dengan nomor tabel menggunakan angka arab. 
14.Gambar baik dalam bentuk grafik maupun foto diberi judul dengan penomoran gambar sesuai dengan urutan kemunculannya dalam naskah. Judul gambar ditulis di bawah gambar dengan nomor gambar menggunakan angka arab. 
15.Hindari penggunaan warna dalam gambar, gunakan teknik grey-scale untuk mengemulasi warna dalam foto atau diagram, dan gunakan pattern/pola untuk menggantikan warna dalam grafik garis ataupun diagram.  

STRUKTUR USULAN LKTI 

A.Sistematika Penulisan 
Sistematika penulisan hendaknya berisi rancangan yang teratur sebagai berikut: 
1.Bagian Awal 

a.Halaman Judul 
1)Judul identik dengan huruf besar, hendaknya ekspresif, sesuai dan tepat dengan masalah yang ditulis dan tidak membuka peluang untuk penafsiran ganda. 
2)Nama penulis dan Nomor Induk/Pokok Mahasiswa atau Nomor Induk/Pokok Siswa dibuat dengan jelas. 
3)Asal Perguruan Tinggi atau Sekolah Menengah Atas ditulis dengan jelas. 
4)Tahun Penulisan.

b.Lembar Pengesahan 
1)Lembar pengesahan memuat judul, nama penulis, dan nomor induk. 
2)Lembar pengesahan ditandatangani oleh Dosen/ guru Pembimbing, dan pejabat tinggi yang berwenang di Perguruan Tinggi/ Sekolah lengkap dengan stempel Perguruan Tinggi/ sekolah. 
3)Lembar pengesahan diberi tanggal sesuai dengan tanggal pengesahan. 

c.Kata Pengantar dari Penulis

d.Daftar isi dan daftar lainnya yang diperlukan seperti Daftar Gambar, Daftar Tabel, dan Daftar Lampiran. 

e.Ringkasan karya tulis disusun sebanyak-banyaknya 2 (dua) halaman yang mencerminkan isi keseluruhan karya tulis, mulai dari latar belakang, tujuan, landasan teori yang mendukung, metode penulisan, pembahasan, kesimpulan, dan rekomendasi (dapat menggunakan bahasa Inggris atau bahasa Indonesia). 

2.Bagian Inti 

a.Pendahuluan 
Bagian pendahuluan berisi hal-hal sebagai berikut: 
1)Perumusan masalah yang mencakup latar belakang tentang alasan mengangkat masalah tersebut menjadi karya tulis dan penjelasan tentang makna penting serta menariknya masalah tersebut untuk ditelaah. 
2)Mengundang pertanyaan yang akan dijawab melalui penulisan. 
3)Tujuan dan manfaat yang ingin dicapai melalui penulisan. 
b.Kajian Pustaka 
Kajian Pustaka berisi: 
1)Uraian yang menunjukkan landasan teori dan konsep-konsep yang relevan dengan masalah yang dikaji. 
2)Uraian mengenai pendapat yang berkaitan dengan masalah yang dikaji. 
c.Metode Penulisan
Penulisan dilakukan mengikuti metode yang benar dengan menguraikan secara cermat cara/prosedur pengumpulan data dan atau informasi, analisis-sisematis, mengambil simpulan, serta merumuskan saran atau rekomendasi. 
d.Bagian Isi atau Pembahasan 
Analisis permasalahan didasarkan pada data dan atau informasi serta Telaah Pustaka untuk menghasilkan alternatif model pemecahan masalah atau gagasan yang kreatif. 
e.Bagian Penutup 
 1)Simpulan harus konsisten dengan analisis permasalahan. 
2)Saran yang disampaikan berupa kemungkinan atau prediksi transfer gagasan dan adopsi ide yang diusulkan. 

3.Bagian Akhir 

a.Daftar Pustaka dicantumkan untuk memberi informasi sehingga pembaca dapat dengan mudah menemukan sumber yang disebutkan. Penulisan Daftar Pustaka untuk buku dimulai dengan menulis nama pengarang, tahun penerbitan, judul buku, kota diterbitkan, nama penerbit. Penulisan Daftar Pustaka untuk jurnal dimulai dengan nama penulis, tahun, judul tulisan, nama jurnal, volume, dan nomor halaman. Penulisan daftar pustaka yang diperoleh dari internet ditulis alamat web site-nya. 
b.Lampiran-lampiran (jika diperlukan). 
c.Daftar Riwayat Hidup peserta minimal mencakup nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, alamat tempat tinggal, nomor telepon, riwayat pendidikan, karya-karya ilmiah yang pernah dibuat, penghargaan-penghargaan ilmiah yang pernah diraih, serta jika perlu dilampiri dengan pas foto warna terbaru ukuran 3×4 di pojok kanan atas halaman.

Download File:

0 komentar:

Poskan Komentar

 
PPIPM FAIR © 2012. All rights reserved